Siklon tropis merupakan salah satu fenomena atmosfer yang memiliki pengaruh besar terhadap kondisi laut dan pesisir. Salah satu fenomena yang menjadi perhatian adalah Siklon Tropis Senyar, yang terbentuk di wilayah perairan tropis dan berpotensi memengaruhi kondisi cuaca serta dinamika oseanografi di Indonesia. Siklon ini tidak hanya berdampak pada angin kencang dan curah hujan tinggi, tetapi juga memicu perubahan pada kondisi fisik laut seperti gelombang, arus, hingga distribusi suhu permukaan laut. Siklon tropis ini memiliki kecepatan angin maksimum mencapai 49 mph (80 km/jam) dan membawa hujan deras serta banjir bandang ke Semenanjung Malaysia, Thailand, dan Sumatra, Indonesia (Basuki, 2025).
Apa si siklon tropis itu?
Siklon adalah badai raksasa yang berputar kencang, yang biasanya terbentuk diatas lautan luas. Siklon tropis senyar, adalah suatu fenomena cuaca ekstrem langka karena terbentuk di dekat garis khatulistiwa (Gadeng et al., 2026). Faktor utama siklon tropis berasal dari panas air laut yang dilepaskan saat uap air mengembun di atmosfer. Semakin hangat suhu laut, maka semakin besar energi yang dapat memperkuat siklon tersebut.
Metode yang digunakan
Menggunakan data dari bahan literatur ilmiah terbaru. Variabel yang dianalisis meliputi kecepatan angin, curah hujan, suhu permukaan laut, arus, dan dampak sosial serta ekonomi.
Proses pembentukkan siklon tropis
Siklon Tropis Senyar terbentuk akibat kombinasi beberapa faktor, yaitu suhu permukaan laut yang tinggi, kelembapan udara yang cukup, serta adanya gangguan atmosfer seperti gelombang tropis. Penelitian Sulistiyono dan Fadlilah.(2024) menjelaskan bahwa siklon tropis dapat berkembang pada kondisi suhu permukaan laut dengan nilai minimal 26.5 0C, kondisi atmosfer yang labil, atmosfer yang lembab, terbentuknya daerah tekanan rendah, dan terdapat gangguan atmosfer. Siklon tropis memerlukan lautan tropis yang hangat dan lembab sehingga menyebabkan adanya pusat tekanan rendah yang berputar secara siklonik. Sistem perputaran aliran siklon tropis memiliki perbedaan arah pergerakan pada wilayah bumi bagian selatan dan bagian utara. Siklon tropis yang telah matang memiliki struktur yang meliputi mata, dinding mata, rainbands (kumpulan hujan).
Gaya coriolis juga berperan terhadap terbentuknya siklon tropis. Gaya coriolis ini yang dapat membuat angin membelok dan berputar sehinga menjadi siklon. Gaya ini akan melemah jika semakin dekat dengan garis khatulistiwa sehingga gaya putarnya mendekati 0, yang artinya angin hanya bergerak lurus.
Dampak dari siklon tropis senyar di Indonesia
Bencana banjir bandang, tanah longsor dan banjir terjadi serentak di Pulau Sumatra pada tanggal 26 November 2025, berbagai bencana di atas diakibatkan oleh siklon tropis senyar (Gadeng et al., 2026). Siklon Senyar menyebabkan hujan dengan intensitas sangat lebat hingga ekstrem selama beberapa hari. Curah hujan tinggi ini memicu banjir luas dan banjir bandang di berbagai daerah Pulau Sumatera. Selain banjir, hujan terus-menerus juga menyebabkan banyak kejadian tanah longsor, terutama di daerah perbukitan. Longsor ini menimbulkan kerusakan parah dan memperparah dampak bencana. Siklon ini juga membawa angin kencang yang merusak beberapa tempat tinggal dan infrastruktur lainnya.
Selain itu, bencana tersebut juga menimbulkan dampak sosial seperti, korban jiwa dan korban luka luka. Kerusakan infrastruktur juga terjadi seperti rumah hancur, fasilitas umum menjadi rusak, dan jalan serta jembatan yang terputus. Sehingga membuat aktivitas ekonomi dan kehidupan masyarakat menjadi sulit dan terganggu.
kesimpulan
Siklon Tropis Senyar memiliki dampak signifikan terhadap dinamika oseanografi dan kehidupan masyarakat di Indonesia. Siklon ini menyebabkan perubahan fisik laut, termasuk gelombang, arus permukaan, dan distribusi suhu serta salinitas, serta dampak sosial-ekonomi seperti banjir, tanah longsor, dan kerusakan infrastruktur.
Daftar Pustaka
Basuki, W. 2025. DAMPAK SIKLON SENYAR TERHADAP KERUSAKAN TANAH , LONGSOR DAN BANJIR DI SUMATERAAdvance Access published 2025.
Gadeng, A. N., Zahara, A., Athiah, K., Aulia, M., Azkia, I., Auliya, A. R., Rusydi, K. L., dan Annisa, D. 2026. Pendampingan Psikososial Anak Pascabencana Siklon Tropis Senyar melalui KKN Tematik Multidisiplin di Pidie Jaya. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 5(1): 52–69.
Sulistiyono, W. dan Fadlilah, A. 2024. Analisis pertumbuhan dan perkembangan siklon tropis teratai pada periode 30 november – 2 desember. Jurnal Material dan Energi Indonesia, 14(02): 57–67.